


Demo berantas Narkoba, Dompu: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memberi apresiasi dan mendukung penuh Gerakan aksi damai yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (Aman).
Aksi yang mendukung pemberantasan narkoba dari Bumi Nggahi rawi Pahu ini, dilakukan oleh Aman bersama 110 elemen masyarakat Kabupaten Dompu.
Lebih ironis lagi, kata Rois Suriyah PCNU Kabupaten Dompu ini, narkoba di Kabupaten Dompu, sudah merambah anak usia sekolah dasar.
Tidak hanya berupa Gerakan, MUI juga mendorong pemerintah daerah membentuk tim atau satgas pemberantasan narkoba.
MUI, dalam setiap kesempatan selalu turun ke masyarakat, terutama ke pelajar-pelajar, untuk mensosilasisasikan bahaya laten Narkoba.
ompu – Warga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu untuk menetapkan status darurat narkoba. Tuntutan itu disampaikan ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) saat menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD Dompu.
“Kami menuntut dan mendesak agar DPRD bersama dengan Pemda Dompu menetapkan status darurat narkoba,” ujar Koordinator Umum AMAN, Rocky, saat aksi di depan kantor DPRD Dompu, Rabu (8/1/2025).
Para pendemo juga mendesak pemerintah daerah agar membentuk tim terpadu untuk menangani masalah narkoba. Selain itu, mereka mendesak Kapolda NTB untuk membentuk tim pencari fakta tentang keterlibatan aparat kepolisian dalam jaringan narkoba di Dompu
.
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumbawa Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa, pada hari Selasa (02/09/2025). Aksi ini menyuarakan sejumlah tuntutan terkait isu nasional dan daerah, dengan perhatian khusus terhadap kinerja kepolilisian.
Selain itu, massa aksi juga menyoroti kasus penyalahgunaan narkotika di Sumbawa. Mereka mendesak agar Polres Sumbawa serius dan tuntas dalam memberantas peredaran narkoba, serta menindak tegas oknum anggota kepolisian yang bertindak di luar prosedur.

